Tren & Kreativitas Lansekap dan Hidroponik

Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tanam yang kaya dengan berbagai nutrisi. Nama lain dari hidropnik adalah soilless culture atau teknik budidaya tanaman tanpa tanah.

Ada 5 (lima) Sistem yang digunakan dalam berkebun hidroponik :

1.NFT ( Nutrient Film Tehnique)

Di metode ini dibutuhkan aliran mengalir dibawah pot yang menggantung, maka dari itu dibutuhkan water pump/power head untuk mengalirkan air namun hal ini dapat menelan biaya listrik yang besar sehingga diperlukan timer untuk mengatur air yang mengalir. Selain itu juga dibutuhkan aerator untuk menunjang pertumbuhan akar. Agar akar tidak kering biasanya gully/pipa diletakan lurus agar tetap ada air yang tertampung.

2.Water Culture system

Water Culture System ini merupakan sistem yang cukup mudah digunakan karena tidak membutuhkan alat yang terlalu banyak. Yang dibutuhkan hanyalah box yg dapat terbuat dari bahan plastik maupun styrofoam dan aerator yang memiliki fungsi yang sama dengan sistem NFT.

3.Drip System

Drip System(Sistem Tetes) merupakan sistem sistem yang biasa digunakan oleh petani hidroponik skala bebas. Dalam sistem ini hampir mirip NFT dan perbedaan ada pada di Drip System mengunakan nutrient pump (pompa nutrisi) yang akan menetes ke setiap tanaman dan akan kembali ke bak nutrisi. Dalam sistem alat yang digunakan seperti Sistem NFT hanya saja anda perlu menggantikan water pump dengan nutrient pump dan kelengkapannya.

4.Ebb & Flow System

Ebb & Flow system merupakan sistem yang nutrisi ditampungkan ke wadah pot dan akan kembali ke bak nutrisi. Dalam sistem ini memiliki kelemahan yaitu jika water pump dimatikan air akan tersedot masuk keseluruhan ke bak nutrisi. Untuk alat yang digunakan seperti NFT.

5.Wick System

Wick System (Sistem sumbu) dalam sistem ini menggunakan sumbu yang biasanya dari kain flanel sebagai media menyalurkan nutrisi ke tanaman. Sistem ini merupakan sistem pasif dalam hidroponik karena akar tidak bersentuhan langsung dengan air. Sistem ini kurang efektif untuk tanaman yang membutuhkan banyak air tapi sistem ini cocok untuk pemula. Alat yang dibutuhkan pun mudah hanya larutan nutrisi, kain flanel, aerator (opsional) ,dan media untuk menjaga kelembaban seperti sekam bakar, cocopeat, hidroton.

Sumber : tamaninspirasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *