Sustainable Interior

Ada 5 prinsip dasar dalam pembuatan interior yang berkelanjutan

1.Desain Untuk Efisiensi Energi

Arsitek dan interior designer dapat melakukan banyak hal dalam menigkatkan kemampuan efisiensi energi untuk sebuah bangunan, yang utamanya mengurangi energi yang terserap oleh penggunaan pemanas, pencahayaan, peralatan dan lain lainnya. Dengan menggunakan bahan yang dapat di perbaharui dan bahan yang tidak berbahan dasar karbon energi.

2.Mendesain dengan efek  terhadap alam yang terkecil

Pemilihan bahan yang dapat diperbaharui dengan waktu yang singkat, (seperti bambu) dan digunakan dengan cara yang seramah lingkungan mungkin.

3.Desain untuk mengurangi sampah

Dunia desain telah meningkatkan kesadaran untuk keutuhan dari pemikiran kesinambungan yang pada akhirnya menciptakan tren seperti daur ulang, upcycling (meggunakan kembali secara kreatif) dan Reporpusing (pengunaan kembali dengan nilai guna lainnya). Desainer di minta dapat memberikan hidup baru dari pada “sampah” yang sudah tidak bisa digunakan dengan nilainya yang sekarang.

4.Desain untuk flexibilitas dan berumur panjang

Tujuan dari desain dengan umur guna yang panjang adalah untuk mendesain dengan ketahanan fisik dan desain yang mengurangi kebutuhan untuk merubah desain secara keseluruhan dalam jangka waktu yang hanya beberapa tahun. Biasanya desain seperti ini akan memilih; kualitas, klasik dari pada terbaru, simple, dan fungsional

5.Desain untuk lingkungan yang lebih baik

Biophilic design adalah tipe desain yang memahami kebutuhan untuk elemen alam  di dalam bangunan dan interior dengan tujuan hubungan antara manusia dan alam.

Sumber : Medium.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *